Arpegio adalah pemecahan akord, kata tersebut memiliki arti bahwa unsur akord (chord tones) dimainkan/dibunyikan secara bergantian / satu persatu. Arpegio dapat juga dimainkan pada tangga nada diatonis untuk akord yang statis. Seperti contoh berikut : menggunakan semua arpegio akord pada tangga nada C Mayor (CM7 - Dm7 - Em7 - FM7 - G7 - Am7 - Bm7-5) untuk akord Dm7. Agar pergerakan nada (arpegio) tidak terkesan monoton maka dapat digunakan diatonic arpegio dengan cycle 4 atau 5 untuk satu akord, sebagai contoh : diatonic arpeggio (Tangga Nada C Mayor) dimainkan dalam putaran 4 dan 5 untuk akord Dm7. Jadi hasilnya sebagai berikut : susunan arpegionya (CM7 - G7 - Dm7 - Am7 - Em7 - Bm7-5 - Em7 - Am7 - Dm7). Untuk 4 arpegio pertama menggunakan putaran 5 dan 4 arpegio berikutnya menggunakan putaran 5 .. jadi tidak akan terkesan monoton. Ok ... jika ada pertanyaan seputar artikel ini silahkan mengisi comment di bawah ini. Selamat mencoba

19.52
Unknown
Posted in: 